Manufaktur pengecoran melibatkan penuangan logam cair ke dalam cetakan di mana logam tersebut dibiarkan mendingin dan membeku menjadi potongan padat. Setelah membeku, potongan tersebut dikeluarkan dari cetakan. Kemudian mungkin menjalani pemrosesan lebih lanjut dan pengerjaan permukaan atau digunakan langsung sebagai potongan akhir.
Pengecoran dapat digunakan untuk membuat bagian padat dan berongga yang kompleks. Ini digunakan dalam industri otomotif, mesin konstruksi, peralatan energi, dan kedirgantaraan.
Meskipun pengecoran adalah salah satu metode manufaktur tertua, kemajuan teknologi telah menyebabkan terciptanya banyak metode pengecoran baru. Contoh proses pembentukan termal, termasuk namun tidak terbatas pada, die casting, investment casting, sand casting, dan plaster casting. Setiap proses bervariasi dalam biaya, akurasi, efisiensi, dan penggunaan material. Memilih metode pengecoran terbaik berdasarkan kebutuhan produksi memerlukan penilaian menyeluruh tentang pro dan kontra dari setiap metode.
1. Klasifikasi berdasarkan Karakteristik Cetakan
Berdasarkan karakteristik penggunaan cetakan, metode pengecoran dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
● Pengecoran Cetakan Sekali Pakai
Termasuk sand casting, investment casting, plaster mold casting, dan lost foam casting. Cetakan hancur setelah pengecoran, membuatnya cocok untuk struktur kompleks atau produksi volume rendah.
● Pengecoran Cetakan Semi-Permanen
Seperti ceramic mold casting dan graphite mold casting, di mana cetakan dapat digunakan kembali untuk jumlah siklus terbatas.
● Pengecoran Cetakan Permanen
Termasuk metal mold casting, die casting, squeeze casting, dan centrifugal casting. Cetakan ini tahan lama dan ideal untuk produksi volume tinggi yang konsisten.
2. Klasifikasi berdasarkan Gaya Penggerak dan Kondisi Tekanan
Berdasarkan gaya penggerak yang digunakan untuk mengisi rongga cetakan, proses pengecoran dapat dibagi menjadi:
● Pengecoran Gravitasi (Penuangan Bebas atau Atmosferik)
Logam cair mengisi rongga cetakan di bawah gaya gravitasi saja.
● Pengecoran Berpenggerak Eksternal
Logam cair diisi dan disuplai di bawah gaya eksternal seperti tekanan atau gaya sentrifugal, termasuk die casting, squeeze casting, centrifugal casting, dan counter-pressure casting.
3. Klasifikasi berdasarkan Jenis Proses
Dari perspektif proses, metode pengecoran umumnya dibagi menjadi dua kategori utama:
● Sand Casting
● Proses Pengecoran Khusus

